kesunyian malam ini
membekukan nurani ku
kesepian hati ini
menyedihkan bagi ku
tiada gundah tiada lara
seakan mati rasa
hanya diam hanya termangu
seakan membeku
ku cari jalan yang tepat
tapi aku masih tertahan
ku buka jendela yang rapat
tapi aku terus bertahan
dalam samar samar bayangan
aku dekap penuh tanya
dalam kebisuan batin
aku lepas dengan hampa
mengapa aku hilang arah
saat raga membutuhkan mu ?
kenapa aku menjadi lemah
ketika kamu menatap ku ?
jujur aku merindukan
setiap rangkaian kata
yang kamu susun
menjadi syair yang bernada
aku menanti
kapankah kembali
rasa yang murni
biar sampai nanti
cinta kan abadi
selalu ku sadari
jika memang harus begini
agar diri mu mengerti
mengerti tentang rasaku ini
takkan mati
takkan pergi
ku dengar suara mu
tp ku terbayang dia
ku lihat wajah mu
tp ku lebih suka dia
maaf bukan ku kejam
tp dia dhati
sekalipun kau bertahta
hanya dia d jiwa
bukan ku membenci mu
tp ku punya cinta
yg harusnya ku jaga
tanpa beri mu ruang
kau salah . . . .
jk mengira ku kehampaan
ku hanya jenuh
menunggunya n terus mnunggu
tak ingin ku biarkan
kau mencari celah
krn setiap celah
ada nafas cintanya
maaf bukan ku kejam
tp dia dhati
meskipun kau raja
hanya dia d jiwa
dan takkn pernah terjadi
apa lg terganti
hnya ada dia
bkn km atau yg lain . . . .
maaf bukan ku kejam
hanya ku ingin setia
menjaga cintanya
sampai nanti
aku ingin sekali memelukmu malam ini
menyimpan aroma tubuhmu
dan terjatuh dalam pelukmu
getar2 rinduku begitu pilu dlm tangisan
ingin memelukmu erat
begitu tak mau kehilangan dn jauh darimu
aku tak mau melukai hatimu
aku ingin terus bersama
dalam tawa dan senyum ak menangis
aku merasakan senyummu membuat pilu hati
aku cari kata selain kamu
yg ku temukan hanya kamu
lagi2 cuma kata kamu
yg menyatu dlm jiwa
yg bernafas lewat cinta
yg hidup krena syg mu
hadirlah dlm malam ini
temani aku yg sendiri ini
hapuslah tangis ini
dg cinta yg kita punya ini
aku sayang kamu selalu
berulang kali kata maaf
sekian kali terus kau buat
tempatmu yang dihatiku
menjauh dan jauh
kau tak sadari juga
perih batinku
tinggalkan aku
selalu, sendiri
sudah lama
kau tetap sama
bahkan lebih parah
kau tak sadari juga
apa kah arti diriku
apa kah makna cintamu
knp aku kehampaan?
mgkapa kau kejauhan?
semua terlanjur terjadi
sungguh sakit
tak lagi kurasa
hangat hadirmu
semua berlalu ....
mengering
membeku
dan kosong
tak kau hargai
pertahanan jiwaku
setelah sekian lama
tetap saja
aku bimbang
aku sungguh tak mengerti
aku menyerah untuk mencintaimu
aku menyerah aku ingin lepas
kau membuat luka
yang tak mampu ku tahan
relakan raga dan haiku pergi
semua kesemuan ini usai
tak ada lagi aku yg menangis
biarkan aku terbang mengudara
aku ingin sudahi rasa pedih ini
maaf ku harus pergi