Monday, February 27, 2012

Bayangan


hitamnya malam
memakan cahaya bulan
diantara beribu bintang
hanya satu
yang cahayanya terang


kau bagai langit
begitu jauh dijangkau
begitu sulit diraba
hanya ada tiupan angin


bila matahari mulai menyinari
kulihat bintang tak berwarna
ada di dalam cahaya matamu
yang menyerupai kilau permata


berjalan menuju arah langkahmu
menyusuri jejak mu yang tertinggal
diantara kepastian dan keraguan
akan siapa dirimu


kau hadir ketika ku galau
jika ku ragu kau tuntun aku
meski kadang bayangan dirimu
tak terlihat pasti adanya


aku telah lelah dengan ini
mengikutimu yang tak tentu arah
walau tangan mu genggam erat
tubuhku masih saja jatuh


adakah kau paham??
aku ingin wujudmu
bukan fatamorganamu
apa kau tau itu??


aku ingin dirimu
bukan angan tentang mu
beri aku jawaban
atas sikapmu yang tak beralasan



No comments:

Post a Comment